•Pelaksanaan PKG di komunitas masyarakat
Kepemimpinan Kuat, Puskesmas Bergerak: Halmahera Timur Tembus 3 Besar PKG Provinsi
Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan MasyarakatOleh Riskal Muslim • 24 Dec 2025
Kabupaten Halmahera Timur mencatatkan lonjakan kinerja yang sangat signifikan dalam pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Tahun 2025. Berdasarkan data resmi hingga 24 Desember 2025, Halmahera Timur kini menempati peringkat ke-3 capaian pemeriksaan kesehatan tertinggi se-Provinsi Maluku Utara, setelah sebelumnya berada pada kelompok daerah dengan capaian rendah.
Dari total sasaran 98.224 jiwa, sebanyak 61.399 orang (62,51%) telah mendaftar dan 60.388 orang (61,48%) telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Capaian ini menempatkan Halmahera Timur tepat di bawah Kabupaten Pulau Morotai dan Halmahera Tengah, serta melampaui sejumlah kabupaten/kota dengan jumlah penduduk lebih besar.
Kepemimpinan Daerah dan Konsolidasi Lintas Sektor
Percepatan capaian PKG di Halmahera Timur merupakan hasil dari intervensi kebijakan yang kuat dan terarah dari pimpinan daerah. Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Timur secara langsung memimpin rapat percepatan PKG lintas sektor, dengan menetapkan target percepatan 15 hari di bulan Desember 2025 sebagai strategi akselerasi akhir tahun.
Rapat tersebut menjadi titik balik konsolidasi seluruh OPD, kecamatan, Puskesmas, dan pemerintah desa, sehingga PKG tidak lagi dipandang sebagai program sektoral, melainkan sebagai agenda pembangunan daerah yang bersifat kolektif.
Peran Kunci Petugas Puskesmas di Garis Terdepan
Selain dukungan kebijakan, capaian ini juga ditopang oleh dedikasi dan kerja keras petugas Puskesmas di seluruh wilayah Halmahera Timur. Tenaga kesehatan secara aktif melakukan pelayanan jemput bola, bekerja hingga luar jam layanan reguler, serta menjangkau desa-desa dan komunitas masyarakat dengan kondisi geografis yang menantang.
Petugas Puskesmas tidak hanya melaksanakan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga berperan sebagai edukator dan motivator masyarakat, memastikan warga memahami pentingnya deteksi dini dan bersedia mengikuti pemeriksaan. Tingginya komitmen dan etos kerja petugas lapangan menjadi faktor determinan dalam peningkatan capaian PKG secara cepat dan merata.
Layanan Proaktif dan Pendekatan Mendekat ke Masyarakat
Untuk memperluas jangkauan layanan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur menerapkan strategi layanan aktif, antara lain:
Pelaksanaan PKG setiap hari di minimal dua OPD;
Cek Kesehatan Gratis (CKG) langsung di desa-desa dan komunitas masyarakat;
Penggerakan masyarakat oleh camat dan kepala desa secara terstruktur dan berkelanjutan.
Pendekatan ini secara nyata mengurangi hambatan akses layanan kesehatan di wilayah kepulauan.
Inovasi Sosial yang Meningkatkan Partisipasi
Dalam momentum akhir tahun, Halmahera Timur juga menghadirkan inovasi sosial yang adaptif, seperti:
PKG dengan inovasi Bingkisan Natal;
PKG disertai pembagian sembako;
Integrasi PKG dengan Program Bantuan Langsung Tunai (BLT);
Sinergi dengan Program Teras Capil.
Inovasi tersebut terbukti meningkatkan kehadiran masyarakat, khususnya kelompok rentan, sekaligus memperkuat prinsip pemerataan layanan.
Pernyataan Kepala Dinas Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Timur, Abdullah Yaqub, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi kepemimpinan daerah, lintas sektor, dan dedikasi tenaga kesehatan.
“Lonjakan capaian PKG ini tidak lepas dari dedikasi luar biasa petugas Puskesmas yang bekerja di lapangan. Mereka turun langsung ke desa, komunitas, bahkan bekerja di luar jam layanan demi memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan pemeriksaan kesehatan,” ujar Abdullah Yaqub.
Ia menambahkan bahwa peran Puskesmas merupakan tulang punggung keberhasilan program.
“Puskesmas adalah garda terdepan PKG. Dengan dukungan kebijakan dari pimpinan daerah dan kerja sama lintas sektor, kami membuktikan bahwa keterbatasan wilayah kepulauan dapat diatasi melalui komitmen, inovasi, dan kerja nyata,” tambahnya.
Menjadi Praktik Baik di Wilayah Kepulauan
Keberhasilan Halmahera Timur menunjukkan bahwa kombinasi kepemimpinan daerah, dedikasi petugas Puskesmas, inovasi sosial, dan kolaborasi lintas sektor mampu mendorong percepatan PKG secara signifikan. Capaian ini diharapkan menjadi model praktik baik (best practice) bagi kabupaten/kota lain di Provinsi Maluku Utara dalam mewujudkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang berkeadilan dan berkelanjutan.